Tampilkan postingan dengan label Partai Republik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Partai Republik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Januari 2012

Kalau Bulan Bisa Ngomong: "Aku Calonkan Diri Jadi Presiden AS, AS Menjadi Koloni Bulan!"

Kandidat presiden Amerika Serikat dari partai Republik, Newt Gingrich mengeluarkan janji kontroversial. Saat berkampanye di Space Coast, Florida Kamis 26 Januari 2012, ia berucap ingin mendirikan koloni di Bulan.

"Di akhir masa jabatan saya yang kedua, kita akan memiliki pangkalan permanen pertama di Bulan, milik Amerika," kata dia, diikuti tepuk tangan sekitar 700 hadirin, seperti dimuat situsMSN.

Ia sesumbar, mimpi itu bakal tercapai jika ia bisa berkantor di Ruang Oval, sebagai Presiden AS. Atau sekitar tahun 2020. "Ini sasaran besar ke dua setelah petualangan yang dimulai oleh John F Kennedy," kata dia, seperti dimuat situs Tecca.

Gingrich menyatakan, sangat mungkin Bulan menjadi negara bagian ke-51 AS, jika suatu saat nanti ada sekitar 13.000 penduduk AS yang tinggal di sana, dan mengajukan petisi.

Tak hanya mengincar Bulan, Gingrich juga mengatakan, pada 2020 nanti, ia akan mengirim misi manusia pertama ke Planet Mars. "Saya muak ketika tahu kita terlalu takut, dan dibatasi teknologi yang usianya sudah 50 tahun."

Pernyataan Gingrich bertentangan dengan dokumen keputusan yang dikeluarkan PBB pada 1967 yang menyebut, bahwa tak ada satu negara pun yang bisa mengklaim kedaulatannya atas Bulan. AS, Rusia, juga China belum mampu berbuat banyak untuk mendorong aturan baru di PBB soal kepemilikan Bulan.

Misi ke Bulan yang dilakukan selama ini membuktikan, tak ada kehidupan di Bulan. Namun, bukan berarti satelit Bumi ini tak bisa jadi koloni manusia.

Menuju ke arah sana, para ilmuwan bahkan melompat jauh dengan mengembangkan prototipe 'greenhouse' atau rumah kaca untuk bercocok tanam yang bisa jadi kunci untuk menumbuhkan bahan makanan segar dan sehat di Bulan, atau bahkan di Mars.

Proyek yang dikerjakan peneliti di Pusat Pengendalian Lingkungan Agrikultur (CEAC) University of Arizona adalah bagaimana menumbuhkan tanaman tanpa media tanah. Bahan makanan seperti kentang, kacang, tomat, cabe, dan sayur-sayuran bisa tumbuh di media air alias hidroponik. (eh)

Senin, 16 Januari 2012

Membela Pengencing Mayat, Perilaku Politisi Mencari Popularitas

Pembelaan disampaikan calon kandidat Presiden dari Partai Republik, Rick Perry, terkait aksi biadab tentara militer Amerika Serikat (AS) yang mengencingi mayat yang diduga pejuang Taliban. Menurutnya, para tentara yang bertugas di Afghanistan tersebut tidak boleh mendapat hukuman.

"Mereka hanya harus dikritik. Anak-anak yang berumur 18 tahun saja sering melakukan kesalahan konyol," ujar Perry, Ahad (15/1). Dalam kasus ini, tidak ada yang didakwa. Namun pemerintah AS meminta adanya hukuman bagi empat marinir tersebut.

Menteri Pertahanan, Leon Panetta, khawatir video itu dapat mengubah sikap Taliban terhadap perbincangan damai. Pemeriksaan sedang dilakukan oleh investigasi kriminal militer dan Korps Marinir. Konvensi Genewa melarang adanya pelecehan pada jenazah.

Perry juga menyalahkan pemerintahan Obama atas retorika yang berlebihan. Ia juga menuding Obama tidak menghormati militer, karena Obama mengutuk video yang memperlihatkan empat militer AS tengah mengencingi jenazah pejuang Taliban.

Komentar Perry itu tidak disetujui Senator John McCain. "Korps Marinir bangga dan tidak merendahkan dirinya. Saya sedih melihatnya. Ini merusak reputasinya," ujar McCain.

McCain menambahkan, AS sedang mencoba untuk memenangkan hati Afghanistan. Kejadian ini dapat merusak semua itu.


Video Tentara Mengencingi Jenazah Para Pejuang Taliban

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...