Bicara Android tentu tak luput dari nama Samsung. Sistem operasi open source ini berhasil mengantarkan pabrikan asal Korea Selatan tersebut meraih sukses luar biasa di industri gadget mobile, dan hingga kini menjadi pemain paling dominan di ranah itu.
Meski sekarang Samsung "meminjam" Android dari Google, mungkin tak banyak yang tahu bahwa perusahaan dari Negeri Ginseng tersebut pernah nyaris mendahului Google menjadi pemilik Android.
Itulah yang dikisahkan oleh "Bapak Android" Andy Rubin dalam buku berjudul Dogfight: How Apple and Google Went to War and Started a Revolution, yang dikutip oleh Phone Arena.
Inspirasi, pencerahan dan pencerdasan.
Jumat, 21 Februari 2014
Pendiri WhatsApp: Lamaran Kerja Saya Ditolak Facebook
Salah seorang pendiri WhatsApp, Brian Acton, ternyata sempat ditolak dalam hal lamaran pekerjaan oleh Facebook pada 2009 silam. Empat tahun setelah itu, justru Acton kini menjual perusahaannya kepada Facebook dengan harga yang sangat fantastis, 19 miliar dollar AS (sekitar Rp 223 triliun).
Nilai ini termasuk 3 miliar dollar AS dalam bentuk saham yang diberikan kepada Acton dan karyawan WhatsApp dalam jangka empat tahun.
Kisah Acton menjadi inspirasi tentang penolakan, kerja keras, dan kewirausahaan. Saat ditolak oleh Facebook, ia bahkan berkicau di media sosial Twitter. Namun, dengan optimistis, ia berkata akan memulai "petualangan berikutnya dalam hidup".
Nilai ini termasuk 3 miliar dollar AS dalam bentuk saham yang diberikan kepada Acton dan karyawan WhatsApp dalam jangka empat tahun.
Kisah Acton menjadi inspirasi tentang penolakan, kerja keras, dan kewirausahaan. Saat ditolak oleh Facebook, ia bahkan berkicau di media sosial Twitter. Namun, dengan optimistis, ia berkata akan memulai "petualangan berikutnya dalam hidup".
Label:
Adope,
Appel,
Biran Acton,
Ditolak,
Facebook,
iklan,
inspirasi,
Jan Koum,
kerja keras,
kewirausahaan,
Lamaran Kerja,
Pendiri,
pesan instan,
petualangan,
Sequoia Capital,
SMS,
Stanford University,
Twitter,
WhatsApp
Risma Terpilih sebagai Wali Kota Terbaik Dunia
Jakarta - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terpilih menjadi wali kota terbaik dunia untuk bulan Februari versi Citymayors.com. Risma dipilih karena dinilai berhasil membawa perubahan signifikan terhadap perkembangan Kota Surabaya.
"Dia dengan penuh semangat mempromosikan kebijakan di bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan," tulis situs Citymayors, Jumat, 21 Februari 2014. (Baca juga: Mimpi Wali Kota Risma tentang Surabaya)
Menurut situs itu, sejak menjabat wali kota pada 2010 lalu, Risma terus memperjuangkan pengembangan pelabuhan di Jawa Timur yang sudah tersendat sejak 20 tahun lalu. Sejak Risma menjabat wali kota, pengembangan lalu lintas pelabuhan sudah meningkat hingga 200 persen.
"Dia dengan penuh semangat mempromosikan kebijakan di bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan," tulis situs Citymayors, Jumat, 21 Februari 2014. (Baca juga: Mimpi Wali Kota Risma tentang Surabaya)
Menurut situs itu, sejak menjabat wali kota pada 2010 lalu, Risma terus memperjuangkan pengembangan pelabuhan di Jawa Timur yang sudah tersendat sejak 20 tahun lalu. Sejak Risma menjabat wali kota, pengembangan lalu lintas pelabuhan sudah meningkat hingga 200 persen.
Rabu, 19 Februari 2014
Sekolah Gratis ke Australia dengan Beasiswa
Satu dekade silam, saya menginjakkan kaki pertama kali di negeri kangguru. Di puncak musim panas yang tidak terasa panas itu, saya mendarat di Bandara Kingsford Smith di Sydney untuk kemudian memulai petualangan menyelesaikan S2 di Univesity of New South Wales (UNSW). Saya masih ingat, kedua orang tua saya mengantar di Bandara Ngurah Rai dengan harap-harap cemas. Mereka tidak pernah bermimpi anaknya akan sekolah di luar negeri. Mendapati anaknya bisa lulus sarjana saja adalah satu kemewahan tersendiri. Mengantar anaknya di Bandara untuk bersekolah S2 ke luar negeri adalah kanyataan yang bahkan tidak pernah mereka mimpikan.
Label:
AAS,
ADS,
Australia,
beasiswa,
biaya hidup,
biaya sekolah,
gratis,
IP 2.9,
pulang pergi,
S1,
S2,
S3,
Sekolah,
tidak tahu,
tiket pesawat,
TOEFL 500,
UNSW,
usia belum 42
Senin, 17 Februari 2014
Kasus Plagiat, Anggito Serahkan Bukti ke Komite Etik UGM
| "Jadi tidak betul tuduhan bahwa saya menjiplak tulisan orang lain," |
“Saya akan serahkan fail-fail itu ke Komite Etik UGM,” kata Anggito kepada Tempo, Ahad, 16 Februari 2014.
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementarian Agama itu mengaku memasrahkan semuanya kepada penelusuran Komite Etik UGM. Anggito berjanji akan menjelaskan lebih lenjut kepada media terkait tulisannya di harian nasional yang dianggap plagiat. (baca:Anggito Akan Buktikan Tulisannya Bukan Plagiat)
Label:
Anggito Abimanyu,
asuransi,
Bank Dunia,
BBM,
bencana,
Bukti,
dunia maya,
Hatbonar Sinaga,
Kasus,
Komite Etik,
maaf,
Penulis UGM,
plagiat,
Serahkan,
Tsunami Aceh,
UGM
Roger Danuarta Akui Ganja dan Heroin Miliknya
Jakarta - Roger Danuarta telah menjalani pemeriksaan di Polsek Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (17/2/2014). Roger pun mengakui ganja dan heroin yang ditemukan di mobil adalah miliknya.
"Semua mengakui kepada RD," ungkap Kapolsek Pulo Gadung, Kompol Zulham Effendy.
Roger juga dinilainya sudah terbukti memakai heroin setelah menjalani tes urine. Barang bukti berupa ganja kering seberat 15,7 gram, lalu heroin 1,50 gram dan suntikan juga telah diperiksa di Badan Narkotika Nasional (BNN).
"Itu sudah terbukti, sebagai pengguna salah satu barang yang diamankan," tuturnya.
Sementara Roger berharap ia segera direhabilitasi atas penangkapan itu. Roger ditangkap di kawasan Kayu Putih, Jakarta Timur di dalam mobilnya. Ia juga dalam keadaan tidak sadarkan diri. Sumber *
"Semua mengakui kepada RD," ungkap Kapolsek Pulo Gadung, Kompol Zulham Effendy.
Roger juga dinilainya sudah terbukti memakai heroin setelah menjalani tes urine. Barang bukti berupa ganja kering seberat 15,7 gram, lalu heroin 1,50 gram dan suntikan juga telah diperiksa di Badan Narkotika Nasional (BNN).
"Itu sudah terbukti, sebagai pengguna salah satu barang yang diamankan," tuturnya.
Sementara Roger berharap ia segera direhabilitasi atas penangkapan itu. Roger ditangkap di kawasan Kayu Putih, Jakarta Timur di dalam mobilnya. Ia juga dalam keadaan tidak sadarkan diri. Sumber *
Langganan:
Postingan (Atom)