Salah seorang pendiri WhatsApp, Brian Acton, ternyata sempat ditolak dalam hal lamaran pekerjaan oleh Facebook pada 2009 silam. Empat tahun setelah itu, justru Acton kini menjual perusahaannya kepada Facebook dengan harga yang sangat fantastis, 19 miliar dollar AS (sekitar Rp 223 triliun).
Nilai ini termasuk 3 miliar dollar AS dalam bentuk saham yang diberikan kepada Acton dan karyawan WhatsApp dalam jangka empat tahun.
Kisah Acton menjadi inspirasi tentang penolakan, kerja keras, dan kewirausahaan. Saat ditolak oleh Facebook, ia bahkan berkicau di media sosial Twitter. Namun, dengan optimistis, ia berkata akan memulai "petualangan berikutnya dalam hidup".
Inspirasi, pencerahan dan pencerdasan.
Tampilkan postingan dengan label Twitter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Twitter. Tampilkan semua postingan
Jumat, 21 Februari 2014
Pendiri WhatsApp: Lamaran Kerja Saya Ditolak Facebook
Label:
Adope,
Appel,
Biran Acton,
Ditolak,
Facebook,
iklan,
inspirasi,
Jan Koum,
kerja keras,
kewirausahaan,
Lamaran Kerja,
Pendiri,
pesan instan,
petualangan,
Sequoia Capital,
SMS,
Stanford University,
Twitter,
WhatsApp
Kamis, 13 Juni 2013
Farhat Abbas Terancam Enam Tahun Penjara
Kicauan pengacara Farhat Abbas di media sosial twitter banyak menuai kecaman, sehingga akhirnya dilaporkan ke pihak berwajib. Adalah Himpunan Advokat Indonesia (HAMI) yang melaporkan Farhat, pada 31 Mei 2013, dengan pasal 311 dan 311 KUHP, tentang perbuatan tidak menyenangkan dan pencemaran nama baik.
Tak hanya itu, Farhat juga dilaporkan dengan pasal 27 ayat (3) jo pasal 45 ayat (1) UU RI no 11 tahun 2008 tentang ITE. "Ancaman hukuman enam tahun penjara," kata Denny Ardiansyah Lubis SH, salah seorang anggota HAMI, usai menjalani Berita Acara Pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (12/6) .
Laporan tersebut, menurut Denny, lantaran Farhat telah menghina Sunan Kalijaga SH, selaku presiden HAMI di twitter, medio September 2012. "Banyak kata-kata Farhat pada September 2012 yang menjatuhkan presiden kami. Bahkan (Farhat) menganggap HAMI adalah himpunan orang bodoh. Kami sudah serahkan semua buktinya ke penyidik," paparnya.
Sunan Kalijaga mengaku tak akan mau berdamai dengan Farhat sekalipun yang bersangkutan memberinya banyak uang. "Saya dikasih satu milyar pun nggak akan damai. Saya dihina apapun, bodo amat, dibilang dengan kata-kata binatang juga nggak masalah. Tapi, ibu saya dibilang lonte, bapak saya dibilang suka main lonte. Jadi saya ingin dia merasakan jadi terdakwa di pengadilan," sungut Sunan.
Sekadar informasi, Farhat Abbas juga pernah dilaporkan ke SPK Polda Metro Jaya, terkait kicauannya di twitter mengenai plat nomor Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang dinilai mengandung SARA.
Tak hanya itu, Farhat juga dilaporkan dengan pasal 27 ayat (3) jo pasal 45 ayat (1) UU RI no 11 tahun 2008 tentang ITE. "Ancaman hukuman enam tahun penjara," kata Denny Ardiansyah Lubis SH, salah seorang anggota HAMI, usai menjalani Berita Acara Pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (12/6) .
Laporan tersebut, menurut Denny, lantaran Farhat telah menghina Sunan Kalijaga SH, selaku presiden HAMI di twitter, medio September 2012. "Banyak kata-kata Farhat pada September 2012 yang menjatuhkan presiden kami. Bahkan (Farhat) menganggap HAMI adalah himpunan orang bodoh. Kami sudah serahkan semua buktinya ke penyidik," paparnya.
Sunan Kalijaga mengaku tak akan mau berdamai dengan Farhat sekalipun yang bersangkutan memberinya banyak uang. "Saya dikasih satu milyar pun nggak akan damai. Saya dihina apapun, bodo amat, dibilang dengan kata-kata binatang juga nggak masalah. Tapi, ibu saya dibilang lonte, bapak saya dibilang suka main lonte. Jadi saya ingin dia merasakan jadi terdakwa di pengadilan," sungut Sunan.
Sekadar informasi, Farhat Abbas juga pernah dilaporkan ke SPK Polda Metro Jaya, terkait kicauannya di twitter mengenai plat nomor Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang dinilai mengandung SARA.
Label:
2008,
311,
Denny Ardiansyah Lubis,
dilaporkan,
Enam,
Farhat Abbas,
HAMI,
Kicauan,
KUHP,
lonte,
menghina Sunan Kalijaga,
No 11,
pasal,
penjara,
SARA,
Tahun,
Terancam,
terdakwa,
Twitter
Kamis, 29 November 2012
Gol Cantik Andik Masuk di Laman Gol Hebat Dunia
Berkat gol penentu kemenangan Indonesia atas Singapura, reputasi Andik Vermansyah akan kian moncer di dunia.
Salah satunya karena sepakan bertenaga dan terukur dari pemain bertubuh mungil itu diunggak ke laman yang khusus mendokumentasikan video gol-gol dan pertandingan terbaik di dunia, 101greatgoals.com.
Tak hanya sekadar diunggah, video itu pun tercatat di-share oleh 2.196 pemilik akun Twitter, mendapat 260 likes dari pemilik akun facebook, dan dari 45 pemilik akun di jejaring sosial lainnya.
Pengelola laman ini pun tak lupa menyampaikan rasa takjubnya atas banyaknya pecinta bola di Indonesia. “Kalian semua menakjubkan,” begitu tulis akun yang 101greatgoals yang sepertinya mewakili laman101greatgoals.com.
Pada info tentang laman ini disebutkan bahwa 101 Great Goals ini pertama kali muncul di dunia maya pada 1 September 2006, dimoderatori 2 sahabat Benjamin Newman dan Ben Green.
Kemunculannya dimaksudkan untuk mengkompilasi video sepakbola sejak tahun 80-an hingga 90-an. Hingga kini 101 Great Goals terus menjadi tempat banyak pihak mengaitkan berbagai gold an pertandingan menarik di dunia.
Di masa lalu, saking populernya, laman independen yang dibuat dua pecinta fanatic sepakbola itu sempat mendapat peringatan dari Liga Sepakbola Inggris.
Saat itu, tahun 2006, sebuah perusahaan di bidang monitoring internet yang bekerja untuk Liga Primer Inggris member peringatan kepada laman yang masih bernama 101greatgoals.blogspot.com. Mereka menuduh laman ini telah melanggar hak cipta Liga Primer Inggris.
Menghindari tudingan serupa muncul kembali, pengelola laman ini memberi garis bawah bahwa mereka hanyalah website sepakbola online yang tidak mengunggah sendiri hasil-hasil pertandingan.
Apa yang terhidang di website ini adalah kiriman pemain, manager atau pihak-pihak lain dengan sumber yang jelas atau berasal dari situs video hosting macam You Tube.
Salah satunya karena sepakan bertenaga dan terukur dari pemain bertubuh mungil itu diunggak ke laman yang khusus mendokumentasikan video gol-gol dan pertandingan terbaik di dunia, 101greatgoals.com.
Tak hanya sekadar diunggah, video itu pun tercatat di-share oleh 2.196 pemilik akun Twitter, mendapat 260 likes dari pemilik akun facebook, dan dari 45 pemilik akun di jejaring sosial lainnya.
Pengelola laman ini pun tak lupa menyampaikan rasa takjubnya atas banyaknya pecinta bola di Indonesia. “Kalian semua menakjubkan,” begitu tulis akun yang 101greatgoals yang sepertinya mewakili laman101greatgoals.com.
Pada info tentang laman ini disebutkan bahwa 101 Great Goals ini pertama kali muncul di dunia maya pada 1 September 2006, dimoderatori 2 sahabat Benjamin Newman dan Ben Green.
Kemunculannya dimaksudkan untuk mengkompilasi video sepakbola sejak tahun 80-an hingga 90-an. Hingga kini 101 Great Goals terus menjadi tempat banyak pihak mengaitkan berbagai gold an pertandingan menarik di dunia.
Di masa lalu, saking populernya, laman independen yang dibuat dua pecinta fanatic sepakbola itu sempat mendapat peringatan dari Liga Sepakbola Inggris.
Saat itu, tahun 2006, sebuah perusahaan di bidang monitoring internet yang bekerja untuk Liga Primer Inggris member peringatan kepada laman yang masih bernama 101greatgoals.blogspot.com. Mereka menuduh laman ini telah melanggar hak cipta Liga Primer Inggris.
Menghindari tudingan serupa muncul kembali, pengelola laman ini memberi garis bawah bahwa mereka hanyalah website sepakbola online yang tidak mengunggah sendiri hasil-hasil pertandingan.
Apa yang terhidang di website ini adalah kiriman pemain, manager atau pihak-pihak lain dengan sumber yang jelas atau berasal dari situs video hosting macam You Tube.
Langganan:
Postingan (Atom)