Presiden SBY membantah dan menjelaskan kabar terkait barter jabatan untuk Wakil Presiden Boediono.
Di halaman 133 buku terbarunya, 'Selalu Ada Pilihan', Presiden SBY menilai fitnah tersebut tak kalah seru dengan fitnah lainnya bahkan cenderung kreatif.
"Pada saat Pak Boediono, Gubernur BI waktu itu, memutuskan untuk melakukan penyelamatan Bank Century di akhir November 2008, dikatakan seseorang bahwa sayalah yang memintanya. Dengan imbalan Pak Boediono akan saya jadikan wakil presiden pada pemilihan presiden tahun 2009, atau tahun depannya. Lebih lanjut sang juru fitnah itu mengatakan bahwa tindakan itu termasuk gratifikasi. Coba, kreatif kan?" tulisnya di buku setebal 824 halaman itu.