Tampilkan postingan dengan label Demokrat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Demokrat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Februari 2014

SBY Tunjuk Lutfi Sebagai Menteri Perdagangan Baru

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memilih Muhammad Luthfi sebagai Menteri Perdagangan baru di Kabinet Indonesia Bersatu II menggantikan Gita Wirjawan yang telah efektif mengundurkan diri per 1 Februari 2014.

"Saya memandang saudara Muhammad Lutfi cakap dan mampu menggantikan Gita Wirjawan sebagai Menteri Perdagangan," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu, 12 Februari 2014.

Lutfi, yang masih menjabat Duta Besar Indonesia untuk Jepang itu, ikut hadir bersama Gita Wirjawan dalam jumpa pers di Istana. Hadir dalam jumpa pers itu antara lain Wapres Boediono.

Kamis, 15 Maret 2012

Aburizal Bakrie dan Pramono Edhie Wibowo, Pasangan Presiden dan Wakil Presiden?

Memastikan maju dalam kompetisi pemilihan umum presiden 2014, Ketua Umum Partai Golongan Karya Aburizal Bakrie disebut-sebut ingin menggandeng Jenderal Pramono Edhie Wibowo menjadi calon wakil presiden.

Sumber Tempo mengatakan Aburizal yang akrab dipanggil Ical menginginkan orang nomor dua yang mendampinginya adalah tentara. “Dan orang yang diinginkan itu adalah Jenderal Pramono,” katanya dalam percakapan dengan Tempo, Sabtu 19 November 2011.

Pramono Edhie Wibowo yang sekarang menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat adalah adik kandung Ani SBY. Selain dipinang Ical, sebelumnya Pramono juga disebut-sebut sebagai salah satu calon presiden dari Partai Demokrat.

Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia Denny J.A, konsultan politik yang membantu Ical, mengatakan dua tokoh itu akan menjadi pasangan yang cocok dan memiliki peluang sebagai pemenang.

Menurut dia, Ical akan sangat kuat jika bisa menggandeng Jenderal Pramono sebagai wakilnya. Dengan merangkul adik ipar Yudhoyono itu, Aburizal akan mengatasi banyak halangan terkait dengan dukungan militer dan kemungkinan munculnya rival berat dari Partai Demokrat.

Petinggi Golkar yang dekat dengan Aburizal menambahkan dalam kajian internal Golkar, ada lima syarat yang harus didapat agar langkah sang Ketua Umum menuju kursi RI-1 tak terganjal. Salah satunya, mencari pasangan dari kalangan militer. “Kalau bisa dibujuk, Pramono Edhie dianggap kandidat paling pas,” ujar dia.

SETRI YASA, TOMI ARYANTO
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...